Direktur Aplikasi Pemerintah Digital, Yessi Arnaz Ferari saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Domain “.desa.id” dan Website Desa secara hibrida di Aula 1 BAPPERIDA Kabupaten Karawang, Rabu (15/7).
Rapat Koordinasi Teknis Pengamanan dan Penonaktifan URL Tersisipi Konten Perjudian pada Situs Web Instansi Pemerintah di Kota Bogor, Selasa (26/5/2026).
Sosialisasi Pengelolaan Domain “desa.id” dan Pengelolaan Konten Website Desa di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT), Depok, Jumat (6/2/2026)
Direktur Aplikasi Pemerintah Digital (APD), Yessi Arnaz, menegaskan pentingnya aktivasi Domain Name System Security Extensions (DNSSEC) sebagai langkah strategis dalam memperkuat keamanan domain instansi pemerintah. Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutan Rapat Koordinasi Aktivasi DNSSEC untuk Nama Domain Instansi Pemerintah yang digelar di BBPPT Tapos, Depok, Kamis (22 Januari 2026).
Pemanfaatan domain '.desa.id' dan website desa sebagai bagian dari penguatan layanan digital di tingkat desa. Pengelolaan nama domain, peningkatan kapasitas aparatur, dan pemanfaatan sistem informasi desa menjadi bagian penting agar layanan digital desa dapat berjalan lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Tata kelola domain pemerintah yang kedaluwarsa diperkuat melalui penertiban data, penanganan tagihan domain kedaluwarsa, dan pengalihan pengelolaan domain '.desa.id' kepada pemerintah kabupaten. Langkah ini dilakukan untuk memastikan domain yang masih digunakan tetap terkelola dengan baik sekaligus menertibkan domain yang tidak aktif.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kampar memperkenalkan inovasi sistem web crawling berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia Melalui Zoom, Rabu 03/12/2025. Sistem tersebut dirancang untuk melakukan monitoring otomatis terhadap website pemerintah dalam mendeteksi konten susupan negatif seperti judi online, obat aborsi ilegal, phishing, hingga upaya peretasan halaman.